Lembaga Antariksa di Dunia

himastron Artikel Leave a Comment

Lembaga Antariksa di Dunia

Penulis: Fahmi Iman Alfarizki (10315039)
Editor: Abdiel Jeremi (10314017)

Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang seiring berjalannya waktu, tak terkecuali Astronomi dan keantariksaan. Saat ini negara-negara di dunia telah sadar betapa pentingnya ilmu keantariksaan, sehingga negara-negara di dunia mendirikan lembaga antariksa di negara masing-masing atau berkonsolidasi dengan negara lain. Berikut beberapa lembaga antariksa yang ada di dunia.

1. NASA

National Aeronautics and Space Administration atau disingkat dengan NASA merupakan lembaga antariksa milik Amerika Serikat didirikan pada tahun 1958. NASA merupakan lembaga antariksa paling top di dunia dan telah mengirim berbagai wahana antariksa ke luar angkasa, seperti Apollo 11, wahana antariksa (space shuttle), dan sebagainya. Saat ini NASA mengerjakan berbagai proyek seperti wahana New Horizon ke Mars, studi tentang Bumi, pengiriman astronot ke stasiun luar angkasa internasional (International Space Station), penelitian astronomi dengan berbagai teleskop, dan lainnya.

2. ESA

European Space Agency atau ESA merupakan lembaga antariksa yang didirikan oleh 22 negara di Eropa yaitu Austria, Belgium, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Irlandia, Italia, Luxembourg, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Romania, Spanyol, Swedia, dan Inggris. Program yang dikerjakan oleh ESA adalah memelajari Bumi, Tata Surya, alam semesta, dan mengembangkan satelit.

3. JAXA

Japan Aerospace Exploration Agency merupakan lembaga antariksa milik Jepang yang merupakan gabungan dari tiga institusi, yaitu Institute of Space and Astronautical Science (ISAS), National Aerospace Laboratory of Japan (NAL), dan National Space Development Agency of Japan (NASDA). Fokus JAXA adalah pengembangan teknologi luar angkasa. Proyek yang dikerjakan adalah pembuatan satelit dan wahana antariksa, pengiriman astronot ke ISS, riset astronomi, dan riset teknologi pesawat.

4. ROSCOSMOS

Roscosmos juga dikenal sebagai Roscosmos State Corporation for Space Activities merupakan lembaga antariksa milik Rusia dan didirikan pada bulan Agustus 2015. Roscosmos mengerjakan proyek misi robot luar angkasa dan berkontribusi di ISS.

5. KARI

Korea Aerospace Research Institute merupakan lembaga antariksa milik Korea Selatan dan didirikan pada 10 Oktober 1989. KARI mengembangkan teknologi luar angkasa seperti satelit dan wahana antariksa serta mendukung pemerintah dalam penentuan kebijakan mengenai keantariksaan.

6. LAPAN

Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) merupakan lembaga antariksa milik Indonesia yang didirikan pada 27 November 1963. Kompetensi utama LAPAN adalah sains antariksa dan atmosfer, penginderaan jauh, teknologi penerbangan dan antariksa, Kajian kebijakan penerbangan dan antariksa. Saat ini, LAPAN juga sedang mengemban proyek pembangunan observatorium nasional di Kupang, NTT.

7. CNES

Centre National d’Etudes Spatiales (CNES) didirikan tahun 1961. CNES merupakan lembaga antariksa yang membentuk dan melaksanakan kebijakan keantariksaan Prancis di Eropa. CNES menjalankan program, luar angkasa dan pengembangan teknologi dengan fokus pada roket Ariane, sains, pengamatan, telekomunikasi, dan pertahanan.

8. CNSA

China National Space Administration (CNSA) merupakan lembaga antariksa milik Republik Rakyat Tiongkok. CNSA bertanggung jawab dalam kerjasama internasional mengenai keantaariksaan, peluncuran, dan pembuatan satelit serta wahana antariksa.

9. ISRO

Indian Space Research Organisation (ISRO) merupakan lembaga antariksa milik India, yang dibentuk pada tahun 1969. ISRO mengerjakan beberapa misi, di antaranya peluncuran satelit, peluncuran wahana antariksa ke Mars, dan sebagainya.

10. NARIT

National Astronomical Research Institute of Thailand (NARIT) yang merupakan lembaga antariksa milik Thailand berdiri 20 Juli 2004. NARIT membangun sebuah observatorium, yakni Thailand National Observatory (TNO) di Doi Inthanon dengan teleskop berdiameter 2,4 m. Selain melakukan penelitian dengan TNO, NARIT juga rutin mengadakan seminar, workshop, dan kegiatan lainnya.

11. ANGKASA

Agensi Angkasa Negara merupakan lembaga antariksa milik Malaysia. Angkasa bertanggung jawab dalam mengawasi dan memandu perkembangan sains antariksa di Malaysia. Angkasa membawahi observatorium Langkawi National Observatory.

12. SRON

Stichting RuimteOnderzoek Nederland atau SRON didirikan pada tahun 1983. SRON ialah lembaga antariksa milik Belanda. Lembaga ini memiliki beberapa program, yaitu riset astrofisika, eksoplanet, Bumi, serta pengembangan teknologi instrumen keantariksaan.

Sekarang kita tahu bahwa lembaga antariksa bukan hanya NASA milik Amerika. Kedua belas lembaga tersebut merupakan sebagian dari lembaga-lembaga antariksa di dunia. Selain itu, masih banyak lagi lembaga antariksa yang ada di dunia.

Sumber informasi dan gambar:
https://www.affairscloud.com/list-space-centre-space-agency-world/
https://www.nasa.gov/about/highlights/AN_Structure_OtherAgencies.html
https://futurism.com/images/the-worlds-top-space-agencies-infographic/
https://www.nasa.gov/
http://www.esa.int
http://global.jaxa.jp/
https://www.space.com/22724-roscosmos.html
http://en.roscosmos.ru
https://www.kari.re.kr/eng.do
https://www.lapan.go.id
https://cnes.fr/en/accueil_site_instit
http://www.geoinformation.com/cnsa-china-national-space-administration/
http://www.isro.gov.in/
http://www.angkasa.gov.my/
https://www.sron.nl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *