Passengers: Apakah kita bisa mendekati bintang Arcturus?

himastron Artikel Leave a Comment

Passengers: Apakah kita bisa mendekati bintang Arcturus?
Penulis: Fahmi Iman Alfarizki (10315039)
Editor: Gabriela Kezia Haans

Film Passengers yang dirilis 21 Desember 2016 silam merupakan salah satu film fiksi ilmiah (science fiction) yang bertemakan ruang angkasa. Dikisahkan sebuah pesawat ruang angkasa bernama Avalon berkecepatan 0,5 kecepatan cahaya berkelana di ruang angkasa menuju planet koloni baru yang berjarak 120 tahun perjalanan dengan membawa 5258 orang. Tiga puluh tahun setelah keberangkatan, pesawat mengalami tumbukan dengan asteroid besar sehingga menyebabkan sistem di dalam pesawat rusak dan mengakibatkan salah satu penumpang terbangun dari hibernasi sebelum waktunya.

Dalam salah satu adegan, pesawat Avalon mendekati bintang Arcturus (sebuah bintang berwarna merah dan paling terang di rasi Bootes) satu tahun setelah salah satu penumpang terbangun dari hibernasinya atau 31 tahun setelah berangkat dari Bumi. Berdasarkan data ilmiah, bintang Arcturus berjarak 37 tahun cahaya. Hal ini berarti dengan kecepatan pesawat yang sebesar 0,5 kecepatan cahaya maka untuk mencapai Arcturus dari Bumi membutuhkan setidaknya 74 tahun. Berdasarkan perhitungan sebelumnya tidak mungkin dengan kecepatan sebesar itu bisa menempuh 37 tahun cahaya hanya dengan 31 tahun.

Gambar 1: Pesawat Avalon mendekati bintang Arcturus. Sumber: Sony Picture

Hal menarik lainnya yaitu ketika pesawat Avalon telah sangat dekat dengan bintang Arcturus dan mempersilakan ‘penumpang’ untuk melihat secara langsung bintang Arcturus dari jendela pesawat. Seperti gambar di bawah bintang Arcturus sangat terlihat jelas dan kedua orang yang melihatnya tidak memakai ‘pelindung’ apapun.

Jika ditinjau dengan kacamata sains maka hal tersebut tidak dapat demikian. Bayangkan ketika kita di Bumi dengan jarak yang cukup jauh sehingga kita melihat matahari hanya sebesar 0.5 derajat dan kita dilindungi oleh atmosfer Bumi yang cukup tebal sehingga tidak semua radiasi Matahari bisa masuk ke permukaan Bumi dan akibat atmosfer kecerlangan matahari berkurang. Namun tetap saja jika kita melihat Matahari secara langsung akibatnya dapat merusak mata kita bahkan bisa menyebabkan kebutaan. Hal ini juga berlaku ketika melihat bintang yang lebih terang daripada Matahari, lebih besar ukurannya, dan kita melihat bintang tersebut pada jarak yang sangat dekat hingga bisa melihat ‘detail’nya maka akan menyebabkan kebutaan total bahkan mata kita terbakar. Kecuali jika jendela dilengkapi dengan filter khusus yang mengurangi intensitas bintang namun dengan menggunakan filter kita tidak bisa melihat Arcturus sedetail itu.


Gambar 2: Melihat bintang Arcturus dari dekat dalam salah satu scene film Passengers. Sumber: Sony Picture.

Bagaimanapun tidak bisa kita pungkiri bahwa fakta sains yang terdapat pada film sains fiksi tidak bisa ditelan 100% bahwa itu merupakan fakta sains. Karena masih banyak fakta sains pada film yang tidak sesuai dengan data dan teori ilmiah.

Sumber:
imdb.com/title/tt1355644/
www.solarsystemquick.com/universe/arcturus-star.htm/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *